Kepribadian, warisan & pendidikan adalah bagian dari keberhasilan,
tapi ada 1 hal yang lebih penting dari semua itu, yaitu Kemampuan berpikir.
Kuasai seluruh hidupmu.
Berpikirlah lebih cepat, lebih tepat dan lebih mampu merasakan sesuatu dibanding orang-orang di sekitar.
Dalam analisa terakhir, keahlian mental lah yang memiliki peran penting dalam sebagian besar pekerjaan.

Tampilkan postingan dengan label pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemrograman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Mei 2012

SAP (System Application and Product in data processing ).

Secara pengertian SAP (System Application and Product in data processing) adalah suatu software yang dikembangkan untuk mendukung suatu organisasi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya secara lebih efisien dan efektif. SAP merupakan software Enterprise Resources Planning (ERP),   yaitu suatu tools IT dan manajemen untuk membantu perusahaan merencanakan dan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. SAP terdiri dari sejumlah modul-modul aplikasi yang mempunyai kemampuan untuk mendukung semua transaksi yang perlu dilakukan suatu perusahaan dan tiap-tiap aplikasi bekerja secara berkaitan satu dengan yang lainnya. Semua modul-modul aplikasi di SAP dapat bekerja secara terintegrasi dan terhubung satu dengan yang lainnya.
Sistem SAP mempunyai sifat real time processing dan single entry artinya setiap data maupun informasi yang diterima tersebut akan secara langsung dapat terupdate begitu user menginput data ke dalam sistem pada saat itu juga meskipun data tersebut sudah mengalami closing. Dengan adanya sistem informasi SAP ini, pihak perusahaan dapat mengetahui dan mengontrol kondisi perusahaan setiap harinya serta dapat memegang kendali suatu proses produksi agar dalam pengambilan keputusan dapat diambil suatu keputusan dengan cepat, cermat, dan tepat guna karena didasari oleh data-data internal yang valid dan selalu up to date.
SAP prinsipnya punya 2 platform besar yaitu: Platform Business dan Platform Teknologi.
1.      Platform BUSINESS Module.
Platform sangat komplek terdiri dari berbagai modulyang tercangkup di dalamnya. Ada 5 group modul utama, diantaranya :
§   Financial, yang terdiri dari :
a. Financial Accounting
b. Controlling
c. Enterprise Controlling
d. Treasury
e. Project System.

§  Logistik, yang terdiri dari :
a.    Sales and Distribution
b.   Material Management
c.    Production Planning
d.   Quality Management
e.    Plant Maintenance.
§  Human Resources .
§  Cross solution, yang terdiri dari :
a.    Workflow Industry Solution.
§  Advance Business Module, yang terdiri dari  :
a.    Strategic Enterprise Management
b.   Supply Chain Management
c.    Customer Relationship Management.
Modul Financial , Logistik , Human Resources dan Cross Solution disebut dengan SAP R/3 atau mySAP ERP, sedangkan modul Advance Business Module disebut dengan mySAP.com. Gabungan dari SAP R/3 dan mySAP.com inilah yang biasa kita kenal dengan “mySAP Business Suite”.
2.      Sementara untuk teknologi, SAP terkenal dengan platform inovasi TEKNOLOGI yang disebut “SAP Netweaver”. Didalam platform inovasi teknologi, ada 2 aspek penting :
§  People Integration, yang terdiri dari : SAP Portal.
·         Information Integration, yang terdiri dari :
a.       Business Information Warehouse
b.      Knowledge Management
c.       Master Data Management
d.      Business Process Management
e.       ABAP Development
f.       J2EE (Java Enterprise) Development
g.      SQL Data Base.
Semua sistem itu terintegrasi kedalam satu kesatuan yang saling mendukung. memang untuk mengaplikasikan SAP, sebuah perusahaan harus menyediakan dana yang sangat besar, tergantung dari berapa lengkap modul yang akan di gunakan. Sistem ini adalah sistem jangka panjang (long term system) yang harus dikembangkan secara terus menerus sesuai dengan aturan bisnis dari setiap perusahaan.

Konsep Dasar Informasi


Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga informasi ini sangat pentng di dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjai luruh, kerdil dan akhirnya berkhir.
         Menurut Robert N. Anthony, John Dearden (1980:125-126) “Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan berarti bagi yang menerimanya”.
Sumber informasi adalah data. Data merupakan benuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan esatuan nyata. Kejadian adaah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam dunia bisnis, kejadian nyata yang sering terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang disebut dengan transaksi.
Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu informasi hars akurat, tepat pada waktunya dan relevan.
Akurat,  berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan yang tidak bias atau menyesatkan. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak informasi.
Tetap pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat maka akan berakibat fatal bagi perusahaan.
Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan lainnya berbeda

Jumat, 04 Mei 2012

Sorting dalam Borland C++

Ok. Langsung saja copy listing di bawah ini dan lihat hasilnya :


#include "conio.h"
#include "stdio.h"

int main()
{

int i, j, iMin;
int n, Urut;
int Tmp, code;
int Arr[100];
do {


printf("=====================================\n");
printf("| Pilihan Program Sorting |\n");
printf("=====================================\n");
printf("| 1. Selection Sorting (Ascending) |\n");
printf("| 2. Selection Sorting (Descending) |\n");
printf("| 3. Bubble Sorting (Ascending) |\n");
printf("| 4. Bubble Sorting (Descending) |\n");
printf("| 5. Insertion Sorting (Ascending) |\n");
printf("| 6. Insertion Sorting (Descending) |\n");
printf("| 7. Keluar . . . |\n");
printf("=====================================\n\n");
printf("Masukan Pilihan Anda : ");
scanf("%d", &code);
switch (code) {

case 1 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
Urut = 1;
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 0; i < n - 1; i++) {
iMin = i;
for(j = Urut; j < n; j++) {
if(Arr[j] < Arr[iMin]) {
iMin = j;
if(Arr[i] != Arr[iMin]) {
Tmp = Arr[i];
if(Arr[i] > Arr[iMin]) {
Arr[i] = Arr[iMin];
Arr[iMin] = Tmp;
}
}
}
}
Urut = Urut + 1;
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}
getch();
break;


case 2 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
Urut = 1;
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 0; i < n - 1; i++) {
iMin = i;
for(j = Urut; j < n; j++) {
if(Arr[j] > Arr[iMin]) {
iMin = j;
if(Arr[i] != Arr[iMin]) {
Tmp = Arr[i];
if(Arr[i] < Arr[iMin]) {
Arr[i] = Arr[iMin];
Arr[iMin] = Tmp;
}
}
}
}
Urut = Urut + 1;
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}
getch();
break;

case 3 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 1; i < n; i++) {
for(j = 0; j < n - 1; j++) {
if(Arr[j] > Arr[j + 1]) {
Tmp = Arr[j];
Arr[j] = Arr[j + 1];
Arr[j + 1] = Tmp;
}
}
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}

getch();
break;

case 4 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 1; i < n; i++) {
for(j = 0; j < n - 1; j++) {
if(Arr[j] < Arr[j + 1]) {
Tmp = Arr[j];
Arr[j] = Arr[j + 1];
Arr[j + 1] = Tmp;
}
}
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}
getch();
break;

case 5 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 1; i < n; i++) {
Tmp = Arr[i];
j = i - 1;
while(Arr[j] >= Tmp && j > 0) {
Arr[j + 1] = Arr[j];
j = j - 1;
}
if(Tmp >= Arr[j]) {
Arr[j + 1] = Tmp;
} else {
Arr[j + 1] = Arr[j];
Arr[j] = Tmp;
}
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}
getch();
break;

case 6 :
printf("\nInputkan banyak data yang akan diurutkan : ");
scanf("%i", &n);
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Input data ke %i : ", i + 1);
scanf("%i", &Arr[i]);
}
for(i = 1; i < n; i++) {
Tmp = Arr[i];
j = i - 1;
while(Arr[j] <= Tmp && j > 0) {
Arr[j + 1] = Arr[j];
j = j - 1;
}
if(Tmp <= Arr[j]) {
Arr[j + 1] = Tmp;
} else {
Arr[j + 1] = Arr[j];
Arr[j] = Tmp;
}
}
printf("\nSetelah Pengurutan\n");
for(i = 0; i < n; i++) {
printf("Elemen ke %i : %i\n", i + 1, Arr[i]);
}
getch();
break;


default : {
printf("\nSilahkan Tekan Enter Untuk Keluar . . . "); }}

} while(code >=1 && code <= 6);
getch();
}

Structure dalam Borland C++


Penjelasan :
“Structure digunakan untuk mengelompokkan sejumlah data yang mempunyai tipe data yang mempunyai tipe data yang berbeda. Variable-variable yang membentuk sebuah struktur dinamakan elemen struktur
Struct nama_tipe_structure
{
                Elemen_structure;
} nama_tipe_structure;

Contoh:
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
char ket(float n);
main()
{
int i,j;
char k;
struct
{
char nim[12];
char nama[15];
float nilai;
}
mhs[5];

clrscr();
cout<<"Jumlah Data Yang Ingin di Input :"; cin>>j;

for (i=1; i<=j; i++)
                {
   cout<<"Data Ke-"<<i<<endl;
   cout<<"Masukkan Nim :"; cin>>mhs[i].nim;
   cout<<"Masukkan Nama:";cin>>mhs[i].nama;
   cout<<"Masukkan Nilai Akhir :"; cin>>mhs[i].nilai;
   cout<<endl<<endl;
   }
clrscr();
cout<<"No  NIM       Nama      Nilai Akhir     Keterangan"<<endl;
cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
 for (i=1; i<=j; i++)
                {
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(4)<<i;
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<mhs[i].nim;
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<mhs[i].nama;
   cout<<setprecision(2)<<"  "<<mhs[i].nilai; cout<<" ";
   k=ket(mhs[i].nilai);
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<k<<endl;
   cout<<endl;
   }

getch();
}

char ket (float n)
{
                if (n>65)
                return 'L';
      else
      return 'G';
}

Latihan Mandiri 1 Structure

#include <conio>
#include <stdio>
#include <iostream>
#include <string>
#include <iomanip>


garis()
{cout<<"---------------------------------------------------------------------------"<<endl;}

double potongan( char askes, long int biaya)
{ if (toupper(askes)=='Y')
   return (biaya*0.15) ;
   else
   return 0 ;


}

main()
{

char lagi;
int jp,i;
long int grand=0;

struct
{ char nama[10],waktu[5],*dokter,*jam,spesialis[5], askes;
  long int biaya, total;
} rs[2];
awal:
clrscr();
cout<<"\tRUMAH SAKIT \"SEMOGA WARAS\""<<endl;
garis();
cout<<"\tForm Pendaftaran"<<endl<<endl;
cout<<"Masukkan Jumlah Pasien:";cin>>jp;
cout<<endl<<endl;
for (i=1;i<=jp;i++)
{
                cout<<"Data Ke-"<<i<<endl;
   cout<<"Nama Pasien:";cin>>rs[i].nama;
   cout<<"Waktu Berobat[Pagi|Sore]:";cin>>rs[i].waktu;
   cout<<"Pilih Spesialis[THT|Anak]:";cin>>rs[i].spesialis;
   cout<<"Askes[Y|T]:";cin>>rs[i].askes;
                if (!strcmp(rs[i].waktu,"PAGI")||!strcmp(rs[i].waktu,"pagi"))
      {
                                if  (!strcmp(rs[i].spesialis,"THT")||!strcmp(rs[i].spesialis,"tht"))
            {
               rs[i].dokter="dr. Yuza";
               rs[i].jam="07.45-15.15";
               rs[i].biaya=65000;
            }
            else if  (!strcmp(rs[i].spesialis,"Anak")||!strcmp(rs[i].spesialis,"anak"))
            {
               rs[i].dokter="dr. Hilda";
               rs[i].jam="07.00-15.00";
               rs[i].biaya=80000;
            }
       }
       else   if (!strcmp(rs[i].waktu,"SORE")||!strcmp(rs[i].waktu,"sore"))
      {
                                if  (!strcmp(rs[i].spesialis,"THT")||!strcmp(rs[i].spesialis,"tht"))
            {
               rs[i].dokter="dr. Deanda";
               rs[i].jam="18.30-21.30";
               rs[i].biaya=75000;
            }
            else if  (!strcmp(rs[i].spesialis,"Anak")||!strcmp(rs[i].spesialis,"anak"))
            {
               rs[i].dokter="dr. Andini";
               rs[i].jam="17.25-22.00";
               rs[i].biaya=90000;
            }
       }



     rs[i].total=rs[i].biaya-potongan(rs[i].askes,rs[i].biaya);
     grand=grand+rs[i].total;
}
clrscr();
cout<<"Bukti Pendaftaran"<<endl;
cout<<"RUMAH SAKIT \"SEMOGA WARAS\""<<endl<<endl;
garis();
cout<<"|No |  Nama   |   Nama     |   Jam    |    Biaya   | Potongan | Total |"<<endl;
cout<<"|   | Pasien  |  Dokter    |          |    Dokter  |          |       |"<<endl;
garis();
cout<<endl;
for (i=1;i<=jp;i++)
{
                cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<i<<"|";
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(9)<<rs[i].nama<<"|";
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<rs[i].dokter<<"|";
   cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(14)<<rs[i].jam<<"|";
   cout<<setprecision(14)<<" "<<rs[i].biaya<<"|";
   cout<<setprecision(14)<<"      "<<potongan(rs[i].askes, rs[i].biaya)<<"|";
   cout<<setprecision(14)<<"      "<<rs[i].total<<"|";
   cout<<endl;
}
garis();
cout<<"                              Grand Total=Rp."<<grand;
cout<<endl<<endl;
garis();
cout<<"Input Data Lagi [Y/T]:";cin>>lagi;
if (toupper(lagi)=='Y')
                goto awal;
else
                goto akhir;

akhir:
getch();
}

Class dalam Borland C++


Penjelasan :
“ Merupakan struktur dari objek (elemen dasar pemograman berorientasi objek). Class mempunyai persamaan dengan Structure “

Penggunaan Public pada Class
Kata kunci public diikuti dengan tanda titik dua ( : ) perlu ditambahkan diatas elemen-elemen  agar anggota elemen  kelas dapat dikenal pada fungsi main( ), dengan kata lain baris yang berisi public menyatakan bahwa yang ada dibawahnya bersifat publik (dapat diakses di luar kelas)

Contoh :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>

class buku
{
                public:
                char judul[15], pengarang[15];
                int jumlah;
};

main()
{
                buku novel;
                cout<<"Judul Buku : ";cin>>novel.judul;
                 cout<<"Pengarang  : ";cin>>novel.pengarang;
                cout<<"Jumlah     : ";cin>>novel.jumlah;
                                                          
   clrscr();
   cout<<endl<<endl;
   cout<<"Judul Buku  : "<<novel.judul<<endl;
   cout<<"Pengarang   : "<<novel.pengarang<<endl;
   cout<<"Jumlah      : "<<novel.jumlah<<endl;

   getch();
}

Penggunaan Private pada Class
Penentu akses private biasa dugunakan pada kelas untuk memproteksi anggota-anggota tertentu pada kelas, agar tidak dapat diakses diluar kelas secara langsung“

Contoh :
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<string.h>

class Buku
{
                private:
   char judul[25];
   char pengarang[30];
    int jumlah;
   public:
   void inisialisasi(char *Judul, char *Pengarang, int Jumlah)
   {
   strcpy(judul,Judul);
   strcpy(pengarang,Pengarang);
   jumlah = Jumlah;
   }

   void info()
   {
   cout<<"Judul                                      :"<<judul<<endl;
   cout<<"Pengarang                              :"<<pengarang<<endl;
   cout<<"Jumlah Buku          :"<<jumlah<<endl;
   }
};
void main()
{
                clrscr();
   Buku novel, fiksi;
   novel.inisialisasi("Salah Asuhan","Marah Marah",10);
                fiksi.inisialisasi("Mengejar Mimpi","Mario T",6);
   novel.info();
   fiksi.info();
   getch();
}

Contoh Class Menggunakan Array
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
class book
{
public:
                char *judul,*penerbit,nama[20];
   int jml,kode,denda,lama;
};
int i,j;
main()
{
book buku[10];
clrscr();
cout<<"Masukan Jumlah data : ";cin>>j;
for(i=1;i<=j;i++)
{
cout<<endl;
cout<<"Data Ke- "<<i<<endl;
cout<<"Nama Peminjam    : ";cin>>buku[i].nama;
cout<<"Kode Buku        : ";cin>>buku[i].kode;
cout<<"Lama Pinjam      : ";cin>>buku[i].lama;
 if(buku[i].kode==1)
 {  buku[i].judul="Visual Basic";
     buku[i].penerbit="Andi offset"; }
 else if(buku[i].kode==2)
 {  buku[i].judul="Visual Foxpro";
     buku[i].penerbit="Tiga serangkai"; }
 else if(buku[i].kode==3)
 {  buku[i].judul="C++";
     buku[i].penerbit="Electro Media";  }

 if (buku[i].lama >5)
 buku[i].denda=5000;
 else
 buku[i].denda=0 ;
 }

 clrscr();
cout<<"                        Data Peminjaman Buku"<<endl;
cout<<"                         Perpustakaan Daerah "<<endl;
cout<<"============================================="<<endl;
cout<<"No. Nama Peminjam   Kode Buku  Judul Buku   Penerbit   Lama   Denda "<<endl;
cout<<"============================================="<<endl;
for (i=1;i<=j;i++)
{
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<i;
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<buku[i].nama;
  cout<<setiosflags( ios::left)<<setw(8)<<buku[i].kode;
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<buku[i].judul;
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(12)<<buku[i].penerbit;
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<buku[i].lama;
  cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(20)<<buku[i].denda<<endl;
}
cout<<"==============================================="<<endl;
getch();
}